Cara Berdoa Yang Mustajab

Cara Berdoa Yang Mustajab

Banyak orang yang berdoa mohon kepada Allah SWT namun hatinya masi gamang. Berdoa tapi tidak yakin kalau doanya akan dikabul. Berdoa tapi tidak percaya kepada Allah SWT dengan berbagai hal atau berbagai alasan. Yang merasa masih banyak dosalah, yang merasa tidak mungkin dijawab doanyalah, yang merasa doanya terlalu muluklah, dan lain sebagainya.

Tidak heran juga orang berdoa tapi tidak yakin doanya di jawab atau di kabulkan oleh Allah Swt karena kita terbiasa dengan teori gambling tentang doa. Doa kita pasti akan dikabulkan, atau kalau tidak dikabulkan sekarang pasti nanti, atau entar di ganti dengan yang lebih baik. Teori doa tersebut baik namun jujur saja membuat orang yang berdoa jadi tidak yakin, karena kebanyakan orang berdoa adalah minta supaya doanya dikabul, dan kalau bisa pada saat itu juga atau secepatnya.

Karena tidak yakin doa yang ia panjatkan sendiri maka seringkali orang mendatangi orang-orang yang dianggap memiliki kelebihan atau memiliki kedudukan yang dekat dengan Allah atau orang yang memiliki ilmu sehingga doa-doanya pasti dikabulkan. “Pasti Dikabulkan”’ yang dicari orang dalam berdoa. Siapa saja yang bisa menjamin doanya bisa dikabulkan maka akan didekati dia dan membayar berapapun tidak masalah yang penting doa atau cita-cita bisa terkabul.

Karena tidak yakin dengan doa yang dia panjatkan seringkali orang mendatangi orang pintar, dukun atau kyai. Mereka seakan setetes air di tengah gurun gersang. Apabila doa atau amalan yang mereka terkabul atau manjur maka kita akan semakin percaya pada mereka. Secara kebetulan di Kampung dan di Jakarta saya mempunyai tetangga yang profesinya mendoakan orang lain hingga sukses apa yang dicita-citakan orang lain tersebut. Bisnis mendoakan orang supaya sukes ini memang sangat menjanjikan, apalagi bila berani memberikan garansi doa akan dikabulkan atau cita-cita orang lain tersebut sukses.

Di Jakarta ada orang yang berprofesi mendoakan orang lain rumahnya seperti istana karena ada seorang pasiennya sukses jadi pengusaha dan dia dibangunkan rumah yang besar. Di kampung ada orang yang pekerjaannya mendoakan orang lain dan hidupnya makmur. Bidang apa saja larinya ke dia dan minta di doakan, minta sukses pekerjaan, sukses nyaleng, sukses nyalon lurah, dan lain sebagainya.

Kalau yang ini benar-benar terlihat luar biasa. Dia bisa menjamin orang yang minta didoakan pasti sukses. Pasiennya bukan orang-orang sembarangan. Dia tidak mau menerima pasien yang ecek-ecek karena tidak ada uangnya. Semakin tinggi cita-cita atau semakin besar keinginan seseorang maka ongkosnya semakin besar pula. Ini tadi tentang profesi mendoakan orang lain namun saya tidak memakai mereka.

Lalu bagaimana sebenarnya cara berdoa yang mustajab atau cara berdoa yang dikabulkan? Cara yang saya tuliskan ini sebenarnya mudah namun susah untuk dilakukan karena berdoa tidak sekedar menengadahkan tangan dan membaca doa-doa atau ayat-ayat tertentu. Berdoa ternyata membutuhkan iman. Iman artinya percaya kepada Allah. Percaya berarti Allah SWT pasti akan mengabulkan. Percaya berarti tidak ada rasa tidak percaya walaupun sepersekian persen.

Orang yang beriman pasti akan berpikir positif atau percaya diri. Berpikir positif bahwa doanya pasti akan dikabulkan. Lihat saja orang-orang yang mendatangi dukun atau kyai dan minta amalan tertentu, biasanya adalah orang-orang yang tidak mempunyai rasa percaya diri untuk sukses, atau mereka adalah orang-orang yang sedang putus asa.

Disaat orang-orang berpikir negative, putus asa dan tidak mempunyai rasa percaya diri yang dibutuhkan adalah orang-orang yang bisa menjamin (dianggap bisa menjamin) apa yang dia inginkan terkabul, doanya terkabul, cita-citanya sukses. Jangankan mendatangi dukun atau kyai, setanpun kalau bisa menjamin sukses pasti juga akan didatangi, kecuali orang tersebut masih menyisakan iman.

Orang yang beriman tentu akan selalu berprasangka baik kepada Allah. Bila orang sudah berprasangka baik, insya Allah Allah akan mengabulkan doa-doanya karena Allah pasti tidak mau mengecewakan hamba-hambaNya.

Cara berdoa yang mustajab yang baik versi saya adalah sebagai berikut :

  1. Berdoalah dengan sepenuh hati

Yakinlah bahwa doa yang kita panjatkan pasti didengar dan dikabulkan oleh Allah. Bila kita tidak yakin berarti kita meragukanakalau Allah Maha Menepati Janji dan tidak pernah bohong.

  1. Setelah berdoa maka berbahagialah karena doa kita pasti dikabulkan.
  2. Jemputlah jawaban dari doa kita, atau ikhtiar untuk mewujudkan doa tersebut. Teruslah berikhtiar dan selalu berprasangka baik kepada Allah. Berprasangka baiklah sampai detik-detik terakhir, insya Allah pertolongan pasti datang.

Berdoa menurut saya tidak perlu dengan doa yang panjang-panjang. Berdoa sebisa kita dengan bahasa kita yang kita mengerti. Jangan sampai kita berdoa tapi kita sendiri tidak tahu apa yang kita doakan.

Insya Allah dengan mempraktekan cara berdoa yang mustajab versi saya, hidup anda akan lebih positif, iman anda juga bertambah baik. Saya berani bertaruh anda akan sukses bila anda benar-benar mempraktekan cara berdoa yang mustajab versi saya tersebut. Kalau anda sudah mempraktekan, apapun hasilnya silahkan share.

Semoga artikel ini bisa berguna untuk anda.