Cara Mendapatkan Ilmu Pijat Dan Amalannya

Posted on

Cara Mendapatkan Ilmu Pijat Dan Amalannya. Bagi Anda yang ingin tahu tentang bagaimana prospektifnya menjadi tukang pijat urut atau tukang pijat tradisional, silahkan And abaca dulu Nikmatnya Menjadi Tukang Pijat Urut.

Tulisan ini mungkin ada banyak kekurangannya namun saya share setahu saya saja. Menjadi tukang pija

Cara Mendapatkan Ilmu Pijat Dan Amalannya
Cara Mendapatkan Ilmu Pijat Dan Amalannya

t urut yang baik tidaklah mudah. Kebanyakan orang mengatakan bahwa menjadi tukang pijat urut atau tukang pijat tradisional harus memiliki factor keturunan. Jadi untuk menjadi tukang pijat urut harus dari keturunan tukang pijat, jika tidak maka tidak bisa menjadi tukang pijat, kalaupun bisa memijat pastilah pijatannya tidak enak. Itu adalah anggapan dan pikiran yang berkembang dalam masyarakat.

Menurut saya pribadi pikiran tersebut adalah benar, benar-benar salah. Karena kalau diurut dahulunya para tukang pijat tersebut juga tidak bisa memijat namun karena ilmu atau karena belajar jadinya dia bisa memijat dan pijatannya enak. Dan menurut saya hal tersebut masih berlaku sampai sekarang.

Saya pribadi bisa memijat bukan karena turunan. Saya ceritakan di Mencari Ilmu Pijat Tradisional bahwa Ibu saya sudah ngenger di pesantren sampai kurus kering dan hasilnya nol karena tidak ada faktor turunan. Saya sendiri bisa memijat karena suka dengan dzikir batin atau dzikir meditasi. Beberapa orang berguru pada orang atau mencari ilmu pijat tersebut dengan bertapa atau mendatangi kuburan-kuburan atau tempat-tempat angker ( ini yang di lakukan oleh salah satu kenalan saya ).

 

Jika memiliki nenek moyang tukang pijat, turunannya bisa menjadi tukang pijat dan enak pijatannya tanpa harus melakukan riyadoh, wirid, dzikir atau tapa brata atau tirakat, namun kalau ingin benar-benar pijatannya enak dia harus benar-benar tirakat disamping belajar bagaimana memijat yang baik. Jika hanya mengandalkan keturunan dan bacaan saja tanpa belajar memijat yang benar maka pijatannya tidak akan enak atau tidak maksimal. Untuk hal ini saya sudah membuktikan sendiri.

 

Untuk orang yang bukan keturunan tukang pijat dan ingin menjadi tukang pijat dia harus belajar memijat dengan baik dan menjalani tirakat atau riyadoh karena tirakat ini memperkuat batin dan memperkuat doa sehingga ketika sedang memijat akan berefek pada pijatannya yang enak di itu bisa dirasakan oleh para pasiennya.

Seperti yang saya katakan kalau saya bisa memijat karena saya menjalani dzikir batin dan suka mendatangi tukang tukang yang enak sekedar untuk belajar bagaimana memijat yang baik dan enak. Beberapa tukang pijat tahu kalau saya sebenarnya sedang belajar dan menawarkan ilmunya pada saya namun saya tolak. Paling-paling saya bertanya bagaimana caranya memijat daerah-daerah tertentu yang susah dan belum saya kuasai.

 

Nenek istri saya adalah dukun bayi dan tukang pijat. Kadang dia bercerita tentang bacaan yang di baca menjelang memegang para pasiennya. Misal sebelum memijat kaki baca basmalah tujuh kali dan sebagainya. Karena saya suka sekali dengan hal-hal yang praktis tentang amalan, termasuk amalan untuk memijat, saya tidak pernah memakai amalan-amalan yang diberi oleh orang lain. Saya pribadi lebih memilih istigfar, kulhu, annas, falaq dan ayat kursi sebagai amalan untuk memijat, plus sholawat Nabi. Saya pribadi tidak membatasi berapa-berapa namun saya lebih suka sebanyak-banyaknya saya baca ketika waktu luang khususnya sehabis sholat.

 

Oh ya sebaik apapun ilmu pijat entah itu karena turunan atau yang lainnya, kalau dalam memijat tekniknya tidak baik ya jadi seperti kecap nomor satu, artinya merasa paling baik namun sebenarnya tidak ada apa-apanya. Ini sering saya buktikan dan sebagai cermin saya sendiri. Semoga Anda bisa mengambil dari cermin ini juga.

Kemarin saya baru saja mencoba pijat pada tukang pijat yang mengaku kalau ilmu pijatnya berasal dari nenek moyangnya alias keturunan. Menurutnya, setiap tukang pijat harus punya amalan khusus sebagi tukang pijat karena kalau tidak, akibatnya akan sangat fatal.

Oh ya ceritanya saya akan lanjutnya di Mengapa Tukang Pijat Harus Punya Amalan Khusus.