Manisnya Usaha Tambal Ban

Posted on

Manisnya Usaha Tambal Ban

Seringkali orang memandang sebelah mata pada usaha tambal ban. Apalagi ketika melihat mereka yang terlihat kumal dan nongkrong ala kadarnya di pinggir jalan atau di pojok pertigaan. Jika orang-orang tahu betapa jadi tukang tambal hasilnya bisa manis juga atau tidak kalah dengan orang yang bekerja sebagai karyawan pabrik atau PNS, saya rasa mereka akan resign dan membuka usaha tambal ban.

Penulis artikel ini adalah mantan tukang tambal ban dan keluarganya membuka usaha tambal ban dan bengkel motor. Jadi ini adalah tulisan berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang sudah menambal ban sepeda sejak masuk SD dan bisa menambal ban motor sejak kelas 4 SD dan

usaha tambal ban
usaha tambal ban

sekarang umurnya mendekati setengah abad.

Ketika jaman krisis moneter tahun 1998 an, banyak pekerja pabrik dan karyawan kantoran yang di pecat dan banyak diantara mereka yang survive dengan membuka usaha tambal ban.

Dalam benak Anda mungkin butuh modal yang banyak untuk membuka usaha tambal ban. Sebenarnya tidak. Yang penting memiliki satu seta alat untuk menambal ban dan pompa angin pun sudah cukup untuk membuka usaha tambal ban. Apakah butuh kompresor angina? Sebenarnya butuh, namun dalam keadaan terdesak, pompa angina biasa yang di genjotpun  jadilah. Cuma pakai pompa angina genjot sudah pasti akan lebih capai di banding dengan compressor angin.

Ketika Bapak saya jatuh miskin, tahun 1994, Bapak saya merantau ke Jakarta dan membuka jasa tambal ban dengan menggunakan peralatan seadanya dan dengan menggunakan pompa angina genjot karena belum punya modal. Dengan peralatan yang di buat sendiri seadaanya usaha tambal ban Bapak saya berkembang sehingga bisa membeli kompresor angin dan bisa menyediakan ban dalam dan ban luar sepeda dan sepeda motor dan ban dalam mobil.

Jika Anda ingin membuka usaha tambal ban, sebaiknya hapus dan buang jauh kalau semua harus beli. Anda harus membeli peralatan tambal ban jika Anda tidak bisa membuatnya sendiri, misalnya kunci-kunci. Namun jika Anda bisa membuatnya sendiri maka buatlah sendiri, misalnya sendok ban atau alat untuk membuka ban, alat press, atau kompor pemanas dan lainnya. Anda bisa mendesain sendok ban tersebut sesuai dengan keinginan Anda sendiri.

Intinya kalau membuka usaha tambal ban Anda bisa dengan modal minimalis dan alat yang minimalis, tapi sudah pasti kalau ada modal Anda perlu menambah dan mengganti dengan alat-alat yang lebih modern supaya pekerjaan Anda lebih cepat dan efisien. Misalnya dengan menggunakan alat press hidrolik untuk membuka ban mobil dengan lebih cepat.

 

Berapa banyak penghasilan tukang tambal ban? Semua tergantung dengan ramai atau tidaknya pasien yang datang. Makanya diperlukan tempat dan pelayanan yang tepat. Biasanya di perempatan atau pertigaan atau dekat-dekat situ sangat baik dan rampai. Atau mangkal di depan kompleks perumahan.

Jika hasil tambalan ban Anda bagus dan awet, para pasien Anda pasti akan datang kembali. Dalam bekerja dan membuka usaha tambal ban sebaiknya jangan menggunakan cara-cara jahat, misalnya menebar paku demi ramainya usaha Anda, karena Anda bisa celaka dan sebisa mungkin orang-orang akan menghindari Anda jika ban mereka kemps atau bocor.

Oh ya soal penghasilan, misalkan saat ini di Jakarta, satu lobang Rp. 15.000,-. Kalau Anda mendapat sepuluh pasien sehari, maka penghasilan Anda melebihi buruh pabrik. Jujur saja pendapatan adik saya yang membuka bengkal yang berawal dari Cuma tambal melebihi gaji saya yang bekerja sebagai PNS (ASN) golongan 3.

Usaha tambal ban bisa jadi batu loncatan untuk membuat bengkel yang lebih besar. Berawal dari tambal ban, adik saya akhirnya bisa membuat bengkel motor. Dari sekedar tambal ban meningkat tambah ganti oli, Adi saya akhirnya bisa mengerjakan turun mesin.

Jika  Anda merasa tidak pernah kursus mesin motor, tenang saja. Asal Anda mau belajar Anda pasti bisa seperti yang terjadi pada adik saya. Memang semua butuh belajar dan ketelatenan. Jangan pelit dengan bengkel lain atau orang yang numpang membetulkan motor di bengkel Anda karena bisa jadi dari mereka ilmu perbengkelan akan turun kepada Anda.

Itu benar-benar terjadi pada adik saya. Contoh gampang, mengganti dan menyetel tali kopling motor saja adik saya tidak bisa namun berani menerima ganti kopling. Kalau gagal atau tidak bisa dia minta bantuan pada orang yang suka numpang atau pada orang yang bisa.

Seringkali adik saya juga dipinjami kunci-kuncinya oleh bengkel lain dan adik saya juga tidak sungkan-sungkan untuk bertanya bila tidak bisa atau bingung, misalnya dalam hal turun mesin.

Itu adalah cerita lalu dan sekarang adik saya hampir setiap hari mengerjakan turun mesin motor.

Ilmu bengkel bisa darimana saja bahkan dari orang yang sedang kesusahan karena motornya kempes atau motornya mati. Jangan pelit-pelit untuk membantu. Bukan hanya ilmu, bahkan dalam hal modalpun bisa jadi datang sendiri ke bengkel sederhana Anda.

Contoh saja, suatu ketika Adik saya membetulkan motor seorang pemuda. Rupanya dia sangat terkesan dengan adik saya. Setelah beberapa kali datang, mereka jadi akrab. Pemuda tersebut mengundang untuk mampir ke rumahnya di Kelapa Gading Jakarta Utara. Adik saya iseng dan datang ke rumah pemuda tersebut dan benar-benar takjub karena rumah sangat besar dengan pengamanan beberapa lagis. Ternyata pemuda kaya tersebut memiliki beberapa usaha besar. Dan adik saya juga di tawari pinjaman modal tanpa bunga berapapun dia mau? Woow bukan? Itu benar-benar kisah nyata.

Tidak semua orang  yang naik sepeda motor adalah orang biasa atau orang miskin. Bisa jadi dia orang yang sukses dan low profil. Satu lagi contoh, salah satu pelanggan adik saya adalah orang yang sukses menjual obat yang di jual dengan cara MLM. Hartanya milyaran namun motornya butut. Dia sangat sayang dengan motornya karena motornya adalah motor yang menghantarkannya sampai sukses dan memiliki beberapa ruko di Kelapa Gading Barat.

Kembali ke laptop, eh usaha tambal ban. Jika Anda ingin usaha tambal ban, apalagi rumah Anda di pinggir jalan, jangan ragu. Syukur-syukur Anda buka bengkel sekalian. Tapi kalau untuk makan sehari-hari usaha tambal ban saja cukup.

Ramainya usaha tambal ban adalah ketika pagi menjelang orang kerja, atau ketika habis hujan dan ketik hari raya idul fitri. Ketika pagi saat orang-orang mau pergi bekerja atau sekolah, biasanya ada saja yang kemps atau sekedar tambah angin. Setelah hujan banyak motor yang bocor, entah terkena paku, batu yang tajam atau jebol dop pentilnya. Ini adalah hal biasa dan sudah saya titeni (hapal) kalau sehabis hujan deras biasanya banyak rejeki (ban kempes). Ketika Idulfitri atau hari raya islam khususnya biasanya banyak bengkel yang tutup biasanya karena pulang kampung, atau lebih mementingkan acara lebaran sehingga banyak bengkel yang tutup.

Harga ban dalam murah biasanya banyak di cari oleh para pelanggan atau pasien yang cekak kantongnya. Sampai tulisan ini di buat ban dalam kualitas nomor satu masih ban dalam merek IRC dan yang nomor dua adalah Swallow. Untuk ban luar motor yang terbaik masih ban IRC. Banyak sekali merek ban namun kualitasnya di bawah kedua ban tersebut.

Harga ban dalam paling murah adalah ban dalam merek Cina atau produk Cina yang kalau Anda dalam memompanya keras sedikit bisa meledak. Ban Cina ini biasanya di beli secara karungan dan murah meriah. Saya pribadi dan adik saya tidak tega jika harus menjual ban Cina pada para pelanggan walaupun pada pelanggan jauh sekalipun.  Jika Anda membeli ban Cina denga harga yang murah dan sudah dalam kotak kertas bisa jadi yang beli tersebut sudah mengemasnya dan Anda adalah pembeli nomor sekian. Jadi kalau Anda mau membeli ban Cina sebaiknya beli langsung dari salesnya.

Oh ya setelah Anda lama membuka usaha tambal ban atau bengkel motor nanti akan banyak sales yang menjual apapun yang berhubungan dengan dengan tambal ban atau bengkel dengan harga murah. Misalnya ban murah, mur baut murah, kunci murah, karet tambal murah dan lain-lain. Saran saya Anda harus mengenali kualitas barang-barang tersebut dengan baik supaya Anda tidak terjebak karena harga murah. Terimalah yang baik. Tidak semua barang yang di jual murah tersebut adalah barang yang buruk kualitasnya, bisa jadi barang tersebut di jual murah karena pemilik barang tersebut memang menjual asal laku saja misalnya barang dari hasil lelangan dari bengkel yang bangkrut dan lain-lain.

Suka duka usaha tambal ban yang pernah saya alami adalah ketika terjadi hal-hal yang tidak kita kehendaki. Pernah beberapa kali tambalan saya tidak sempurna sehingga terpaksa di ulang namun hal tersebut jadi mengurangi rasa percaya pelanggan pada saya. Kalau ketemu pelanggan yang rewel namun bayarannya kurang itu juga salah satu pengalaman yang saya benci.

Oh demi menjadi kualitas tambalan dan kerja bengkel lainnya ada baiknya di waktu senggang kita mencoba hal-hal baru misalnya bagaimana menemukan kualitas tambalan yang sempurna. Dulu setelah ketemu cara menambal yang sempurnya saya seringkali membeli garansi pada para pelanggan saya beberapa bulan dan gratis jika bocor lagi. Oh ya, biasanya bocor yang lebar atau melebar atau panjang pasti tidak akan awet walaupun sebagus apapun tambalannya jika dibandingkan dengan bocor yang berupa titik misal bocor karena paku atau jarum. Jika bocor karena paku biasa atau bocor karena jarum saya biasanya menggaransi selamanya. (sst Anda jangan ikut-ikutan saya ya nanti Anda rugi).

 

Setelah Anda membuka usaha tambal ban latihlah untuk sensitive terhadap bocor. Misalnya seperti saya ketika baru lihat ban kempes dan belum di buka, saya sudah tahu bocornya nanti seperti apa, atau bannya masih bisa dipakai atau tidak. Jika Anda sudah lama di bengkel hal seperti ini pasti akan jadi hal yang biasa karena Anda akan terlatih.

 

Sampai disini saja ya, sekarang Anda sudah membaca dan waktunya praktek dan saya doakan Anda sukses. Dari hanya sekedar buka usaha tambal bisa bikin bengkel besar.

Siapa yang berusaha pasti Bisa. Jangan lupa berdoa. Doaku bersamamu.