Mencari Ilmu Pijat Tradisional

Posted on

Pijat tradisional adalah pijat untuk membuat badan yang capek, pegal dan linu menjadi bugar dan membuat anggota tubuh yang keseleo menjadi sehat kembali. Pijat tradisional indonesia biasanya hanya dikuasai oleh para tukang pijat dan dukun bayi. Profesi tukang pijat tradisional zaman dulu dikuasai oleh orang-orang yang mempunyai ilmu pijat yang diturunkan oleh para orang tuanya atau leluhur mereka.

Mencari Ilmu Pijat Tradisional
Mencari Ilmu Pijat Tradisional

Banyak anggapan bahwa ilmu pijat adalah ilmu turunan. Semua orang bisa memijat namun untuk jadi tukang pijat yang diterima oleh masyarakat atau membawa kesembuhan dan kesehatan tidak semua orang bisa melakukannya. Dan hanya mereka yang leluhurnya tukang pijat saja yang bisa menjadi tukang pijat, dan itu tidak semua orang atau semua anak dari tukang pijat bisa menjadi tukang pijat. Ada bakat khusus,baik secara lahir maupun batin.

Dahulu waktu saya masih kecil, ibuku pernah pergi berbulan-bulan ke Jombang untuk mencari ilmu pijat. Banyak orang tua dan kyai atau dukun atau paranormal  dan tukang pijat didatangi hanya untuk mendapatkan ilmu pijat dengan harapan dengan menjadi tukang pijat ekonomi keluarga bisa tertolong namun usaha ibuku sia-sia. Walaupun pengabdian pada orang-orang yang dikira punya ilmu pijat sudah dilakukan bahkan boleh dikata pulang tidak berbentuk manusia karena seringnya membantu kerja orang yang mempunyai ilmu pijat disawah sehingga kulitnya hitam legam namun ilmu pijat yang diharapkan tidak pernah didapat. Ya itu karena ada anggapan bahwa ilmu pijat hanya bisa diturunkan pada orang-orang yang dari keturunan ilmu pijat.

Bukan rahasia lagi bahwa ilmu pijat tradisonal didapat lewat prosesi ritual atau tirakat dengan membaca mantera atau wirid tertentu. Bahkan ritualnya bisa jadi ditempat-tempat angker atau kuburan-kuburan yang dianggap kuburan sakti. Paman isteri saya adalah tukang pijat dan ilmu pijatnya didapat dengan cara tirakat dikuburan-kuburan. Seorang tukang pijat yang pada zamannya pernah jaya mengatakan bahwa ilmu pijatnya didapat dengan tirakat puasa, membaca wirid dan lainnya.

Saya juga pernah bertukar pikiran dengan tukang pijat yang sekarang sedang naik daun tentang cara mendapatkan ilmu pijat. Dia menceritakan bahwa sebelum menjadi tukang pijat dia melakukan prosesi ritual atau tirakat puasa dengan membaca wirid tertentu. Dia juga menawari saya bacaannya jika saya mau menjadi tukang pijat yang mujarab jika saya mau, namun saya menolak karena saya rasa jadi tukang pijat tidak cocok dengan jiwa saya.

Pada postingan sebelumnya, manisnya jadi tukang pijat, saya sudah menceritakan bahwa seorang tetangga saya hidupnya berubah total setelah menjadi tukang pijat. Hidupnya yang dulu jauh dibawah garis kemiskinan berubah total jauh diatas garis kemiskinan setelah menjadi tukang pijat. Ceritanya tetangga saya melakukan tirakat sesuai petunjuk guru spiritualnya. Pada akhirnya dia bermimpi bahwa di dalam kambing yang akan disembelih orang didesanya ada sebuah batu yang bisa dijadikan jimat dan dia disuruh mengambil batu tersebut. Tetangga saya tersebut akhirnya mendatangi orang yang akan menyembelih kambing dan mencari batu tersebut dan ternyata memang ada. Batu tersebut akhirnya ia jadikan jimat. Dengan batu tersebut sebagai pegangan dia akhirnya jadi tukang pijat yang sukses. Orang yang dia pijat merasa enak dan penyakit yang ada pada pasiennya bisa sembuh. Pasiennya biasanya bukan orang-orang sembarangan. Pasiennya adalah orang-orang kaya dan pejabat. Pernah sauatu hari seorang pasiennya datang dengan mengendarai mobil mewal menyusul tetangga saya tersebut hanya untuk pijat.

Pendek kata hampir semua tukang pijat tradisional selalu menggunakan bantuan jin atau prewangan supaya pijatan mereka menjadi enak ditubuh pasien. Anda yang tahu bahwa mereka menggunakan bantuan jin ada juga yang tidak. Pendek kata setiap tukang pijat ada pendampingnya atau punya pegangan jimat. Ada sebuah beberapa kasus tukang pijat yang mencoba menyembuhkan pasiennya tapi malah terkena penyakit atau terkena santet dari pasien yang terkena santet karena kalah ilmu, bahkan sampai meninggal.

Jaman sekarang pijat tradisional memang sudah bisa diajarkan kepada orang yang tidak mempunyai basic keturunan dari tukang pijat, contohnya pijat tuna netra. Namun saya sendiri tidak suka dengan pijat dari tunanetra karena menurut saya pijat yang mereka lakukan tidak enak, tidak enak dibadan. Beda dengan pijatan dari tukang pijat tradisional.

Pendek kata kebanyakan atau hampir semua tukang pijat cara kerjanya dengan bantuan jin atau prewangan. Sebagian dari mereka ada yang tahu dan ada juga yang tidak, atau tidak peduli yang penting dia bisa mencari nafkah. Untuk membuat badan jadi segar jaman sekarang sudah banyak pilihannya bukan hanya pijat tradisional karena sekarang sudah banyak teknik pijat untuk kebugaran dan kesegaran badan yang yang dikembangkan di indonesia, seperti yang ada di panti pijat atau spa. Ada pijat refleksi dan lainnya.

Maukah anda jadi tukang pijat seperti kebanyakan? Kalau bisa ya yang islami dan ilmiah.