Menembus Alam Jin

Posted on

MENEMBUS DIMENSI ALAM JIN

Dikisahkan oleh Perdana Akhmad, S. Psi (Founder QHI)

Kisah ini diceritakan seorang ikhwan salafy pramuka yang masa mudanya belajar ilmu memasuki alam jin pada saya khusus setelah selesai pelatihan Ruqyah di bekasi. Saya bersahabat karena kami satu komplotan yang punya semangat menyerang kaum Talafiyyin bersama Ustadz Maheer. Beliau berani bersumpah bahwa apa yang dikatakannya semua kebenaran atas pandangan matanya sendiri. Kami ngobrol bersama Ustadz Salman Ruqyah Syar’iyah sampe subuh sama sekali tidak tidur.

Sebut saja si fulan namanya.  Beliau mengawali keilmuannya dengan berpuasa selama lebih dari 100 hari dengan puasa mutih hanya makan nasi dan air sayur saja,

fulan menjelaskan bahwa puasa lebih dari 100 hari karena hitung hitungan namanya huruf “Z” dengan rumus rumus khusus yang hanya diketahui oleh ustadznya.

Setelah puasa mutih lebih dari 100 hari,

dilanjutkan puasa 41 hari mengamalkan qulhu sungsang dan qulhu balik.

Qulhu sungsang digunakan untuk menembus dimensi alam jin dan Qulhu balik digunakan untuk kembali kealam manusia.

Lalu fulan diajak gurunya sebut saja namanya Ustadz Budi keruangan khusus yang gelap dan dilingkari dengan garam yang sudah dimantra i. Gurunya mengatakan bahwa garam itu agar melindungi tubuh mereka saat meraga sukma dari jasadnya dimasuki jin lain.

Lalu Ustadz Budi dan fulan memejamkan matanya dan merapalkan mantra Qulhu sungsang. Fulan menceritakan bahwa setelah dia memejamkan mata  dan merapalkan mantra qulhu sungsang,

maka gurunya meminta fulan membuka mata lalu fulan terkejut sebab dia sudah berada disuatu kerajaan jin. Ternyata kerajaan jin ini adalah kerajaan jin disuatu tempat yang lokasinya dijadikan tempat pesugihan/ngipri babi ngepet dan pesugihan buto ijo.

Ajaib kata Fulan,

sebab dia sudah tidak berada di kamar gelap lagi tapi merasakan tubuhnya sudah berada dialam jin bersama Ustadz Budi.  Anehnya pakaiannya sama dengan yang dipakainya waktu dikamar.

Ustadz budi mengintruksikan agar jangan berada jauh dari tubuhnya.  Lalu mereka berdua berjalan diluar kerajaan jin tersebut. Fulan melihat ada jembatan yang ternyata bersusun tubuh manusia yang hanya mengenakan cawat. Dan mereka berdua berjalan diatas tubuh manusia yang bersusun menjadi jembatan. Fulan juga melihat disekitar kerajaan itu ada sawah dan ternyata yang membajak sawah itu adalah manusia. Fulan dan gurunya berjalan terus dan melihat dapur satu rumah ternyata tukang masaknya manusia semua.

Gurunya memberi penjelasan,

bahwa manusia yang dihinakan dan dipekerjakan sebagai budak itu adalah manusia yang melakukan ritual pesugihan/ngipri seperti pesugihan monyet,  pesugihan babi ngepet,  pesugihan genderuwo. Semua pesugihan yang dilakukan manusia agar kaya raya memiliki batas waktu. Misalkan pada umur 25 manusia melakukan pesugihan,

maka kekayaan yang diberikan setan dibayar dengan jiwa raga mereka,

yang pada umur 40 tahun akan dibawa utuh tubuh mereka kealam jin untuk dipekerjakan sebagai budak. Adapun dzahir dialam manusia terlihat sudah meninggal padahal tubuh atau jasadnya itu palsu dibuat oleh setan.

Berhati hatilah jika ada orang yang mengaku tahu kapan dia mati,

itu ciri bahwa sesungguhnya dia sudah tahu kapan akan dibawa kealam jin untuk tinggal disana jadi budak sampai dia meninggal,

atau dibunuh jin jika tidak diperlukan lagi Tenaganya.

Alam yang dimasuki oleh Ustadz budi dan fulan adalah dimensi alam jin kafir,

mereka berdua melihat bentuk jin kafir tidak ada yang sempurna semuanya jelek dan menyeramkan. Ada yang berwajah babi,  ada yang berbulu tubuhnya,  ada yang mukanya rusak.

Dan semua jin kafir yang melihat Ustadz Budi dan fulan tidak berani mendekat dan hanya melihat dikejauhan saja.

Ustadz Budi dan fulan tidak mau masuk kekerajaan jin dan hanya berjalan jalan saja diluar,

sebab bahaya yang besar memasuki kerajaan jin kafir apalagi mereka berdua muslim. Kondisi alam jin beda langitnya.  Langit manusia berwarna biru dan ada matahari sedangkan langit alam jin berwarna merah dan selalu mendung tidak ada cahaya matahari.

Setelah puas berjalan jalan masuk dimensi alam jin,

lalu ustadz budi dan fulan menutup mata dan ustadz budi merapal Qulhu balik,

lalu setelah buka mata mereka kembali berada di kamar kembali.

Saya lalu memberi penjelasan bahwa qulhu sungsang atau qulhu balik sebenarnya pelecehan terhadap ayat Alloh sebab firman Alloh dibolak balik bacaannya.  Saya juga memberi penjelasan bahwa mereka berdua sebenarnya dibantu oleh khodam jin kafir, yang sudah setingkat dewa, yang memiliki kemampuan menarik sukma ustadz budi dan fulan memasuki dimensi alam jin,

namun tidak terlihat saja oleh pandangan mata ustadz budi dan fulan.

Saya juga memberikan tauziyah bahwa amalan puasa mutih yang dilakukan, Nur atau cahaya yang dihasilkan tidak diterima Alloh dilapisan langit pertama,

sebab sudah tidak murni untuk Alloh tercampuri dengan amalan bid’ah,

dan niat yang salah bukan murni karena mengharap ridho Alloh. Dan Nur atau cahaya yang mengandung kekuatan itu disambar oleh kalangan jin kafir untuk kekuatan mereka,

dan timbal baliknya mereka membantu ustadz Budi dan fulan meraga sukma.

Pak Fulan berkali kali beristighfar merasa bersalah karena sudah mengamalkan amalan yang syirik lagi bid’ah.

Saya menanyakan pada Pak Fulan apakah dia hanya melihat melalui imajinasi saja atau benar benar merasa tubuh fisiknya yang masuk?

Pak Fulan mengatakan, “Pak ustadz setelah saya memejamkan mata lalu disuruh buka mata kembali,  saya merasakan benar benar tubuh fisik saya langsung berpindah alam,

jadi bukan khayalan sebab baju saya,  kulit saya,  nafas saya, saya benar benar merasakannya seperti tubuh fisik saya”

Mendengar penuturan Pak Fulan ini saya mencurigai bahwa tubuh fisiknya benar benar berpindah dimensi,

bukan sekedar jiwa atau sukmanya yang masuk dimensi alam jin.

Saya pernah belajar ilmu trawangan ajian mantra jawa,

yang saya lihat hanya gambaran dibenak saya yang sangat rentan hanya pengaruh khayalan belaka atau atas bantuan jin memasukkan teknologi video kedalam benak saya,

hingga bisa menyaksikan gambar yang saya inginkan.

Saya juga pernah bermimpi masuk alam jin bahkan masuk kerajaan jin dan bertarung dengan raja jin tapi ya ini dalam mimpi,

sedangkan Pak Fulan dan Ustadz Budi dalam kesadaran penuh dan melihat dengan mata fisiknya dan tubuh fisiknya.

Jikapun jika merasa sukmanya lepas maka tentunya mereka akan merasakan bahwa jiwa mereka melayang layang atau melihat tubuh fisiknya,

tapi ini benar benar tubuh mereka berpindah dimensi.

Okelah masih menjadi misteri dan debatable apakah mereka berdua benar benar masuk alam jin dengan tubuh fisiknya ataukah benar memang meraga sukma, atau cuma ditipu oleh jin.

Pak Fulan lalu menceritakan bahwa dia pernah mengantarkan seseorang ke gunung kawi,

betapa terkejutnya saat dia melihat bahwa ada banyak pengunjung gunung kawi berwajah babi,  berwajah anjing,  berwajah buto ijo. Pak fulan penasaran lalu bertanya pada seorang bapak yang punya warung makanan kenapa dia melihat wajah aneh aneh para pengunjung gunung kawi?

Bapak itu menjelaskan bahwa tidak setiap orang bisa melihat perubahan wajah,  semua yang wajahnya berubah itu sesuai dengan jenis pesugihan yang mereka ritualkan. Yang berwajah babi itu adalah mereka yang melakukan pesugihan babi ngepet.

Pak Fulan berkata pada saya,

“Pak ustad,  sangat sulit memberangus kegiatan syirik digunung kawi sebab semua masyarakatnya sampai aparatur pemerintahnya menikmati perputaran ekonomi yang banyak menghasilkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Dari pemerintah daerahnya dapat pajak pendapatan asli daerah (PAD) ,  masyarakatnya ekonominya maju,  dari tukang ojek,  guide,  warung makanan,  toko umbo rampe perlengkapan ritual, juru kunci, sampe pengemisnya dapat uang semua.

Pak fulan menjelaskan bahwa orang orang yang sudah berhasil mendapatkan kekayaan di gunung kawi biasanya tiap tahun akan membuat sesajen nasi tumpeng,

dan hanya masyarakat desa gunung kawi yang boleh membuatnya.

Para pengemis yang meminta minta juga wajib dikasih oleh pengunjung sebagai persyaratan pesugihannya. Kebanyakan yang datang adalah orang suku cina tapi ada juga orang asli Indonesia.

Biasanya pesugihan gunung kawi ini menumbalkan nyawa baik anggota keluarga atau karyawannya. Juga menumbalkan anak anaknya menjadi autis atau idiot,

dan pastinya menumbalkan tubuh fisiknya sendiri jika sampe saatnya akan bangsa jin ambil untuk dijadikan budak.

Saya geram mendengar penjelasan Pak Fulan,  saya dulu pernah diskusi dengan Ustadz Syamsul Arifin Elt-Shobara (Ketua DPW Jabar)  bahwa saya ingin peruqyah QHI menghancurkan semua kerajaan jin yang menjadikan budak bangsa manusia dialamnya dan bisa menyelamatkan manusia yang dijadikan budak dialam jin,  saya mengajak ustadz Salman Ruqyah Syar’iyah, kapan kapan dibuat investigasi supranatural ke gunung kawi dan buat kerusuhan dikerajaan jin kafir dengan meruqyah niatkan menghancurkan kerajaan mereka,

dan menyelamatkan bangsa manusia dari perbudakan bangsa jin dan menyelamatkan akidah umat Islam,

tentunya dengan tehnik tehnik khusus yang semuanya sudah tergambar dibenak saya metodenya.

IDE GILA sebenarnya tapi saya pribadi sangat ingin merealisasikan operasi gila ini.

Ustadz Salman menjelaskan bahwa pesugihan yang menumbalkan orang lain pernah beliau saksikan,  dimana ada seseorang yang kaya raya di desanya yang tiap tahun pasti ada saja sopir truknya yang mati mendadak.

Satu ketika ada seorang sopir baru bekerja dengan saudagar tersebut.  Lalu pada satu malam saudagar itu pergi dan tinggal sendirian sopirnya dikamarnya,

lalu pada tengah malam, tiba tiba datang sosok jin besar sekali mendatanginya lalu sopir tersebut berulang ulang membaca ayat kursi lalu siluman jin itu kabur.

Dengan perasaan shock sopir ini kabur dari kamarnya lalu konsultasi pada seorang ustadz yang paham ilmu ruqyah,

lalu ustadz tersebut menyarankan agar membacakan didalam air campur garam ayat ruqyah,

dan dipercikkan diseluruh kamarnya air ruqyah tersebut agar jinnya tidak dapat masuk.

Pada hari kedua saudagar ini setelah tidak berhasil menumbalkan sopirnya lalu pergi lagi entah kemana,

dan pada malam harinya sopir ini memercikkan air ruqyah keseluruh suduh kamarnya dan tidak tidur semalaman menunggu kejadian yang akan terjadi, dan benar!

Pada tengah malam datang lagi makhluk mengerikan itu,

dan saat akan masuk kamar tiba tiba makhluk itu menjerit kesakitan dan berteriak “Saya ingin mengambil jiwamu sebagai syarat pesugihan Bosmu,  saya tidak boleh gagal malam ini membawamu sebab saya sudah terikat perintah dari raja saya!  Jika saya tidak bisa membawamu maka saya akan celaka!

Lalu dengan sisa keberaniannya Sopir itu berkata “ambil saja bos saya dan saya tidak mau kamu menculik saya”

Setelah sopir itu berkata demikian,  tiba tiba makhluk tersebut diluar kamarnya menghilang dan sopir itu mendapatkan kabar bahwa Bosnya pada malam itu sekira pukul 03.00 dinihari meninggal dunia.

Sebenarnya bosnya ini diambil bulat bulat dengan tubuh fisiknya kealam jin dan tubuh yang meninggal itu sebenarnya bukan tubuh asli bosnya. Dan subhanallah efektifitas air ruqyah yang dipercikkan menjadi hijab yang membuat bangsa jin tidak dapat masuk dalam kamarnya.

Pak Fulan dan gurunya Ustadz Budi kali ini mencoba memasuki perkampungan Jin Muslim.

Kembali ustadz budi dan Pak Fulan memasuki kamar dan merapal mantra Qulhu sungsang untuk memasuki perkampungan jin muslim,

lalu “Blasss”  mereka merasakan tubuhnya tersedot masuk kealam jin muslim

dan saat membuka matanya mereka berada disatu tempat yang banyak rumah rumah persis alam manusia.  Pak Fulan mengatakan “Pak ustadz kalo nonton film si Unyil persis tuh rumahnya juga pagarnya sederhana sekali”

Pak Fulan melanjutkan penjelasannya “Saya dan Ustadz Budi dialam jin muslim benar benar bisa berinteraksi normal laiknya dialam manusia,

lalu kami berjalan mengikuti jalan setapak,  saya melihat rumah rumah dialam jin muslim jarang jarang.  Kami lalu bertemu seorang jin muslim yang seperti bapak bapak tua yang memanggil kami.  Kami melihat ternyata bapak jin muslim mirip sekali seperti manusia

kecuali matanya, seperti mata kucing pupil matanya,  telinganya juga runcing seperti telinga kucing.

Jin itu memanggil kami berdua” kalian manusia ya?  Kenapa kalian bisa kemari,  apa kalian tersesat?

Pak Fulan menjawab :” Tidak pak,  kami sengaja datang kealam jin untuk jalan jalan saja”

“Ayoo mampir nak kerumah saya” kata Bapak tersebut.

Lalu Pak Fulan dan gurunya masuk kedalam rumah jin muslim tersebut dan disuguhi minuman oleh anaknya yang perempuan dan ternyata tidak berjilbab dan sangat cantik kecuali memang matanya seperti kucing dan telinganya lancip.

Pak fulan merasa aneh sebab minumannya sangat kental,  saking penasarannya diangkat cangkirnya lalu dibalikkan airnya ternyata seperti agar agar tidak tumpah.

Bapak tersebur tertawa dan menjelaskan “nak,  itu air teh yang kami ambil dari alam manusia,  yang kami ambil adalah sari dari teh bangsa manusia.  Ketahuilah bahwa kami bangsa jin muslim sering mendatangi rumah rumah kaum muslimin dan mengambil sari makanannya yang memang sudah Allah takdirkan untuk jadi makanan kami. Kami jin muslim senang berada diplapon atap rumah dan dengan ilmu yg kami miliki kami menyedot sari makanannya.  Walau makanannya habis sebetulnya pada dimensi jin masih tersisa sari makanannya yang bisa kami ambil.

” saya berpesan pada manusia agar jangan membuang sisa tulang kepembuangan sampah sebab tulang yang kalian makan bagi kami dialam jin masih ada daging segarnya yang bisa kami makan.  Buanglah ditanah agar kami bisa mengambil sarinya,  jika dibuang dikotak sampah maka akan najis dan akan diambil oleh jin kafir.

Saya berpesan agar semua makanan agar ditutup dan bacakanlah bismillah,

sebab jika tidak ditutup dan dibacakan bismillah maka sari makanannya akan diambil oleh jin kafir.  Kami jin muslim hanya ambil sari makanan yg dibacakan doa dan halal saja.

Pak fulan lalu mengorek informasi lain “Pak,  apakah jin muslim suka membantu manusia?

“Ya,  kami suka membantu manusia yang rumahnya sering kami tinggali diplaponnya,  kami sering membangunkan agar sholat malam,  dan saya beritahu satu rahasia bahwa kami bangsa jin suka masuk kedalam tubuh kucing.  Jin perempuan suka masuk dalam tubuh kucing putih perempuan.  Jin laki laki suka masuk kedalam tubuh kucing jantan.  Bahkan kami kadang menolong penghuni rumah dari gangguan jin kafir.

” waspadalah bahwa cicak,  tikus itu sering dimasuki dan digunakan bangsa jin kafir mengerjakan sihir,  bunuhlah jika ada cicak dan tikus dirumah”

Apakah kalangan jin muslim juga suka berjihad?

“Ya,  kami kadang berperang melawan jin kafir,  bahkan sering membantu manusia berjihad dijalan Alloh”

Pak fulan berkata “ada banyak wilayah jin kafir yang memperbudak manusia kenapa tidak diserang jin muslim?

Jin itu mengatakan “tidak semudah itu,

kami bangsa jin ada wilayah teritorial sendiri dan jika memasuki wilayah kekuasaan jin kafir bisa dibunuh dan kami lebih banyak dalam kondisi lemah”

Berita kedatangan pak fulan dan ustadz Budi tersebar diperkampungan itu. Maka banyak jin datang berkenalan bahkan ada yang menawarkan anak gadisnya untuk dinikahi.

Masyarakat jin meminta agar kami mengimami sholat, dan yang menjadi imam sholat adalah Ustadz Budi ujar pak fulan.

Jin muslim diperkampungan itu merasa bangga bisa diimami oleh manusia walau ada ulama dikalangan bangsa jin, sebab Alloh menciptakan manusia lebih sempurna dari bangsa jin.

Saya bertanya dengan Pak Fulan kondisi perkampungan jin muslim,  Pak fulan mengatakan, “Yang saya lihat persis alam manusia,  juga hewan hewannya juga pepohonannya. Dan yang kami masuki adalah perkampungan sederhana bukan kotanya dan tidak ada istana mewah.

Pak Fulan menjelaskan lagi bahwa Perkampungan jin muslim yang dia masuki ada di banten selatan, daerah sekitar bayah sekitar tahun 1992.

Pak Fulan bertanya apakah bisa terjadi pernikahan manusia dan jin,  bapak jin itu mengatakan dengan mengutip surat Al Qur’an :

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri,

supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [Qur an Surat Ar. Ruum (30):21].

Bapak jin itu menjelaskan kembali bahwa jin muslim tidak mungkin akan menikah dengan manusia,

sebab tunduk pada perintah Alloh harus menikah dengan jenis sendiri. Namun tetap bisa terjadi hubungan seks antar manusia dan jin dan ini sudah menyalahi kodrat masing masing.

Setelah ngobrol dengan beberapa jin,  sholat dimasjid, alam jin dan berjalan jalan dialam jin Pak Fulan dan Ustadz Budi menutuskan kembali kealam manusia.

Saat memejamkan mata kembali dan merapal mantra qulhu balik ternyata tidak berhasil.  Berkali kali ustadz budi berusaha kembali dari perkampungan jin muslim ke dunia manusia usahanya selalu gagal. Shock dan bingunglah mereka berdua.

Analisis saya,

jin yang membawa ustadz budi dan pak fulan dari dimensi yang lebih tinggi tidak berani datang dan menjemput mereka berdua,

sebab memasuki wilayah jin muslim dan khodam qulhu sungsang atau qulbu balik hanya mau mengantarkan saja.

Lalu Ustadz Budi duduk bersila dan memanggil gurunya.  Pak Fulan mendengar bisik bisik Ustadz budi memanggil gurunya meminta bantuan. Lalu setelah berapa lama berusaha tiba tiba mereka berdua tersedot kealam manusia didalam ruangan khusus semula.

Gurunya Ustadz budi ternyata menyadari anak muridnya terjebak dialam jin,

lalu dengan perjalanan jauh masuk kedalam rumah dan keruangan tempat Pak Fulan dan ustadz Budi masuk alam jin,

dan menarik kedua muridnya sembari marah marah

“kenapa memasuki wilayah jin muslim sebab akan sulit kembali karena jin muslim itu banyak dzikir dan baca Qur’an,

untung bisa kembali atau akan selamanya terjebak dialam jin”

Pak fulan mengisahkan ternyata mereka berdua sudah 3 hari meninggalkan alam manusia,

padahal dialam jin cuma beberapa jam saja

sekitar 3 jaman. Pak Fulan dan Ustadz Budi merasa sangat haus dan lapar juga badannya sangat lemah dan cukup membuat kapok masuk alam jin lagi.

Setelah menghela nafas agak panjang Pak Fulan mengatakan pada saya bahwa,

Tangkupan perahu ada kerajaan jin,  sungai kapuas kaltim ada kerajaan jin gajah putih,  pantai pangandaran, danau puncak ada telaga warna ada kerajaan kuno jin, jika di laut  ada diatas air kerajaan jinnya.

Pak Fulan mengisahkan bahwa masa mudanya Dulu sering mencari harta karun dan benda pusaka,

dengan metode kelokasi yang diyakini ada harta karunnya atau benda keramatnya. Dengan metode bentangan kain putih lalu diatasnya ada hio yang diolesi minyak ponibalsawa,

disertai mantra tertentu mulai menarik benda ghoib atau harta karun yang menurut pak Fulan harus bertarung dulu dengan bangsa jin yang menjaga atau menyogok bangsa jin dengan hio,  menyan atau apel jin.

Khusus harta karun Pak Fulan banyak ditipu jin yang memberikan batangan emas ternyata cuma kuningan.  Adapun benda pusaka benar dapat seperti keris dan semacamnya dengan metode yang sama.

Ada titik balik pertobatan Pak Fulan dari dunia mistis,  yaitu pada saat istrinya kena sihir dari temannya sendiri yang menyukai istrinya. Semua kesaktian yang dimiliki Pak Fulan tidak mampu mengobati istrinnya yang sering marah marah,  memukul bahkan bersikap benci dan ganas pada Pak Fulan.

Lalu Pak Fulan belajar ilmu ruqyah dari saya dan Nuruddin Al Indunisy melalui internet sekira 5 tahun lalu dan,

mencoba mengobati istrinya dengan bermodalkan bacaan Al Qur’an dan doa doa Rosulullah.

Berkali kali Pak Ingkar (yang menyukai istri Pak Fulan) mengancam akan membunuh Pak Fulan melalui email (zaman dulu masih banyak menggunakan email atau mailinglish)

Pak Fulan saat istrinya mengamuk bertahan dengan hanya membacakan ayat ruqyah untuk mengalahkan jin dalam tubuh istrinya. Ada satu kejadian luar biasa saat Pak Fulan berdoa pada Alloh minta ditunjukkan jin yang mengganggu istrinya,

lalu Pak Fulan melihat sosok genderuwo berdiri didepan kulkas lalu ditinjulah kulkas tersebut sampai kempot dan bergeser lalu jinnya terpelanting dan kabur.

Pak fulan melihat ternyata dibawa kulkas yang bergeser ini ada semacam karpet berbulu yang berbau harum,

lalu Pak Fulan ambil kertas dibacakan ayat kursi sembari membakar karpet berbulu itu dan pak Fulan mendengar banyak jeritan,

jin istri Pak Fulan juga saat dibakar karpet itu tiba tiba muntah muntah darah.

Esok harinya Pak Ingkar memaki maki Pak Fulan lewat email dia marah marah sebab buhul sihir itu seharga mobil xenia yang dibakar.

“Saya tobat Ustadz dari semua ilmu ilmu yang saya pelajari,

ternyata dengan mencukupkan diri menggunakan Ruqyah saya mampu melawan sihir dan istri saya sembuh,

lalu musuh saya itu jatuh miskin dan tidak mampu lagi membayar dukun untuk menyihir istri saya lagi” Kata Pak Fulan.

“Saya sekarang menderita sakit paru paru lumayan parah,  paru paru saya separuhnya kempes,  untuk operasi butuh biaya 200 jutaan” keluh Pak Fulan.

Saya lalu menasihati bahwa sakit Pak Fulan akan menghilangan dosa dan menambah derajatnya disisi Alloh. Lalu saya meruqyah Pak Fulan.  Saat saya ruqyah dengan menempelkan tangan kedada kirinya,

Pak Fulan merasakan hawa hangat memenuhi paru parunya yang kempes dan merasakan ada gelembung gelembung membesar didadanya. Alhamdulillah saat menarik nafas panjang Pak Fulan tidak batuk batuk lagi,

padahal sebelumnya menarik nafas panjang pasti batuk batuk. Saya mengatakan pada Pak Fulan sepertinya sakit paru parunya ada gejala non medis juga.

Alhamdulillah sekarang Pak Fulan benar benar hijrah,  dimasa tuanya banyak belajar manhaj Salaf dan membuang semua ilmu kesaktiannya,

juga sudah putus hubungan dengan semua guru dimana dia dulu belajar ilmu kesaktian.

ANALISIS KISAH PAK FULAN DARI SISI SYARIAT

1. Manusia dari sisi syariat bisa masuk kealam jin,   maka bisa saja orang yang melakukan pesugihan itu diculik jasadnya dan dimasukkan kealam jin untuk dijadikan budak. Kemungkinan besar Pak Fulan dan Ustadz Budi dibawa jazadnya masuk kealam jin oleh khodam amalannya.

2. Amalan Qulhu Sungsang dan Qulhu Balik bukanlah mantra yang syar’i,  jika diamalkan maka akan menghadirkan khodam dan kita manusia dilarang meminta bantuan jin (Lihat Qur an Surat Jin ayat 6).

3. Puasa mutih yang dilakukan adalah puasa bid’ah yang amalannya tidak diterima Alloh dan diterima setan.

4. Kisah Pak Fulan jangan ditelan bulat bulat,  timbanglah dari sisi syariat jika ada yang tidak sesuai dengan syariat maka jangan percayai sebab masalah ghoib harus kembali pada Al Qur’an dan Sunnah Nabi yang mulia.

Semoga jadi Ibroh buat para pembaca kisah ini. Wallahu a’lam.