Pengalaman Mengamalkan Ya Fattah Ya Razzaq 2

Posted on

Pengalaman ini adalah merupakan pengalaman batin Saudara Yitno Yuwono dari Gombong. Sebenarnya pengalaman ini sudah tersebar di internet dan pertama kali dipublikasikan lewat angetanget.com dan saya coba kumpulkan lagi sebagai dokumentasi.

Pengalaman Mengamalkan Ya Fattah Ya Razzaq2
Pengalaman Mengamalkan Ya Fattah Ya Razzaq2

Pengalaman mengamalkan ya fattah ya razzaq ini saya lakukan atau terjadi pada tahun 2010. Ketika itu saya terpaksa hidup susah demi ingin memiliki rumah sendiri di Jakarta. Untuk membeli rumah saya mengambil hutang di bank. Keadaan saya semakin parah ketika saya ditipu oleh orang yang mengurusi surat-surat rumah saya yang baru tersebut. Melihat penampilannya yang seperti kyai, kata-katanya meyakinkan tentang agama, maklum dia lulusan salah satu pesantren terbaik di pulau jawa, saya ditipunya mentah-mentah karena saya tidak pernah berprasangka buruk pada orang yang ilmu agamanya dalam. Karena tertipu tersebut keadaan saya jadi parah.

Sisa gaji waktu itu hanya seratus empat puluh ribu rupiah ditambah uang makan tiga ratus ribu rupiah. Ada lagi uang tambahan dari kantor dua ratus lima puluh ribu rupiah dan itu khusus untuk uang susu anak saya. Jadi waktu itu uang saya total empat ratus empat puluh ribu rupiah untuk makan satu keluarga, bayar listrik, bayar pam, transportasi dan juga biaya kesehatan keluarga bila sedang sakit.

Saya akhirnya mengamalkan ya fattah ya razzaq supaya rejeki yang sedang sempit terbuka lebar dan saya diberi kecukupan. Amalan ya fattah ini saya amalkan setahun lamanya karena setelah setahun alhamdulillah rejeki saya sudah cukup dan kehidupan normal kembali. Oh ya, cara mengamalkan ya fattah ya razzaq ini adalah dengan cara dzikir hati. Jadi buka sehabis shalat saja saya amalkan ya fattah ya razzaq ini, tapi ketika terjaga dan dalam keadaan apapun ya sebut Allah SWT dengan sebutan Ya Fattah Ya Razzaq ini dan meminta pertolongan padaNya.

Banyak keajaiban dalam mengamalkan ya fattah ya razzaq ini. Suatu hari menjelang akhir-akhir bulan keuangan benar-benar seret, uang tinggal sedikit. Saya mengajak istri dan anak jalan-jalan keliling gang dengan naik motor. Tidak disangka-sangka saya melihat uang sepuluh ribu rupiah dan alhamdulillah uang tersebut sangat berguna dan sangat membantu.

Kali lain saya dan istri dan anak mau keliling kompleks untuk mencari tempat prosotan atau tempat mainan anak-anak. Tidak sengaja saya melihat uang dua puluh ribu rupiah dan segera saja saya suruh istri mengambilnya dan alhamdulillah berguna menambah keuangan.

Suatu hari menjelang akhir bulan, saya benar-benar bingung karena sebelum berangkat kerja istri bilang bahwa dia sama sekali tidak punya uang. Jadi intinya hari itu saya harus pulang membawa uang. Saya benar-benar bingung karena untuk pinjam sama teman-teman tidak berani lagi. Di saat seperti itu saya harus tetap menjadi rasa percaya saya pada Allah dan tidak boleh putus asa. Saya harus memelihara prasangka baik saya pada Allah bahwa Allah pasti akan membantu. Dalam hati saya mengeluhkan keadaan saya kepada Allah dan terus meminta dengan asmaul husna ya fattah ya razzaq. Saya mencoba menghilangkan rasa stres saya dengan jalan-jalan ditaman kantor. Tiba-tiba mata saya tertuju pada uang sebesar lima puluh ribu rupiah dan segera saja saya injak karena takut uang tersebut kabur. Alhamdulillah sekali, hari itu saya tertolong.

Suatu hari saya bermimpi bahwa saya dan teman-teman akan mendapatkan rejeki yang tidak masuk akal. Saya tahu kalau saya akan mendapatkan rejeki setelah menafsirkan mimpi tersebut. (insya Allah akan saya ceritakan dengan judul lain). Berdebar-debar saya menunggu rejeki tersebut. Setelah beberapa hari rejeki yang saya maksud belum kunjung datang. Saya takut kalau hal tersebut tidak jadi kenyataan dan saya dicap sebagai pembohong dan mimpi saya tidak benar. Seminggu setelah mimpi tersebut saya dan teman-teman di kantor dipanggil atasan dan diberi amplop oleh seorang atasan yang saya kenal pelit. Setelah di buka ternyata berisi uang sebesar satu juta rupiah. Rejeki tersebut memang benar-benar tidak masuk akalĀ  karena orang yang memberi adalah atasan yang dikenal pelit namun kini tiba-tiba memberi uang sebagai tanda syukur karena jabatan dia promosi.

Sebenarnya ada banyak rejeki tak terduga selama mengamalkan ya fattah ya razzaq ini, dari menemukan uang sebesar sepuluh ribu, dua puluh ribu, lima puluh ribu, ada orang yang memberi sebesar seratus ribu, lima ratus ribu dan satu juta. Yang saya tulis ini adalah benar-benar tidak direkayasa. Ada beberapa kali saya mendapatkan uang dari pemberian orang lain yang bernilai ratusan ribu rupiah beberapa kali tanpa saya memberi jasa. Terakhir kali saya yang tidak pernah percaya pada undian pada akhirnya saya mendapatkan rejeki dari undian berupa satu sepeda motor baru. Insya Allah ini juga merupakan khasiat atau berkah dari mengamalkan ya fattah ya razzaq. (ini juga insya Allah akan saya ceritakan dalam postingan lain).

Dalam mengamalkan ya fattah ya razzaq ini sebaiknya juga dibarengi dengan banyak beristigfar, merendahkan diri kepada Allah, dan jangan malas. Kalau ada peluang mendapatkan rizki walaupun kecil nilainya sebaiknya disabet saja atau dijalankan dengan ikhlas, siapa tahu ini adalah jalan menuju rizki yang lebih besar. Insya Allah selalu ada jalan dari segala permasalahan. Satu lagi pesan saya selalu berprangka baiklah kepada Allah walaupun dalam keadaan yang kritis sekalipun dimana seakan jalan sudah menjadi buntuk dan mustahil doa terkabul. Sesungguhnya Allah mengikuti prasangka hambaNya.

Semoga bermanfaat