Rahasia Dunia Pawang Hujan

Posted on

Rahasia Dunia Pawang Hujan

Dari jaman dahulu sampai sekarang profesi pawang hujan sudah ada. Pawang hujan itu identik dengan dukun, dan dukun identik dengan dunia klenik atau dunia jin. Anggapan tersebut boleh saja dan sah-sah saja.

 

Profesi pawang hujan identik dengan membuang hujan, atau menahan hujan.  Dan untuk menahan atau membuang hujan adalah sesuatu yang tidak mungkin, atau hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang benar-benar sakti. Maka tidak heran banyak orang yang tidak percaya kalau ada orang yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan hujan.

 

Memang kedengarannya fantastis atau tidak mungkin. Masa ada manusia bisa mengendalikan hujan? Seperti Tuhan saja.

 

Sebenar tidak begitu juga cara berpikirnya. Yang dimaksud dengan mengendalikan hujan adalah membuat hujan tidak turun pada waktu yang diinginkan karena ada suatu hajat atau keperluan.

Rahasia Dunia Pawang Hujan
Rahasia Dunia Pawang Hujan

 

Misalnya, ada pejabat yang akan menikahkan anakknya. Dia menyewa pawang hujan supaya pernikahan anaknya ramai didatangi para tamu. Pada hari dan waktu yang ditentukan, pawang hujan tersebut akan membuat sekitar rumah atau desa pejabat tersebut bebas dari hujan.

 

Pawang hujang tersebut akan memindahkan awan atau hujan supaya tidak turun di desa tersebut. Kalaupun terpaksa turun hujan, hujannya hanya rintik-rintik atau Cuma sebentar, atau turun sesudah acara pernikahan tersebut selesai.

 

Di kampung kampung hal ini lumrah terjadi. Jadi tidak heran bila diluar desa hujan sangat deras namun di desa tempat pejabat yang sedang ada hajat tersebut berlangsung tidak ada hujan sama sekali.

 

Contoh pengamatan saya di Kelapa Gading Jakarta Utara. Waktu itu beberapa proyek apartemen sedang berlangsung dan selama itu pula hujan sangat jarang turun di kelapa gading. Walaupun di Jakarta sebelah lainnya hujan turun dengan deras namun di daerah proyek apartemen tersebut jarang sekali turun hujan.

 

Di Jakarta jasa pawang hujan sangat di butuhkan, khususnya untuk acara-acara yang besar. Bila tidak menyewa pawang hujan acara bisa batal atau mengalami kerugian yang lebih besar, misalnya acara pameran besar, jakarta fer, acara kenegaraan dan lain-lain.

 

Tugas pawang hujan sangat berat ketika ia mendapat tugas di waktu musim hujan dan dia harus berhasil membuat hujan tidak turun pada hari dan waktu yang ditentukan. Tugas mereka juga sangat berat ketika harus bersaing dengan pawang hujan saingan. Misalkan seorang pawang hujan mendapat tugas untuk membuat hujan tidak turun. Ia terpaksa membuang hujan ke tempat lain, dan ditempat lain juga ada pawang hujang yang mempunyai tugas sama karena mendapat tugas dari orang yang menggunakan jasanya. Pawang hujan lain tentu tidak ingin ditempatnya turun hujan sehingga ia mendorong atau membuat hujan ke tempat semula. Sehingga kadang kala terjadi saling buang hujan dan kalau sudah begini kadangkala saling kuat-kuatan ilmu.

 

Pawang hujang yang profesional akan menggunakan segala cara supaya hujan tidak turun dan orang yang menggunakan jasa merasa puas.

 

Bagaimana cara pawang hujan tersebut dibayar? Ada dua cara yaitu sistem kepercayaan dan sistem perjanjian. Sistem kepercayaan, klien membayar penuh berapapun yang diminta oleh pawang hujan tersebut sebelum acara dimulai. Sedangkan dengan perjanjian yaitu dengan syarat-sayarat tertentu yang disetujui oelh kedua pihak.

 

Dalam menerima order, pawang hujan tidak asal menerima orderan, karena kalau asal menerima orderan bisa jadi dia sendiri yang akan dirugikan dan gagal karena salah perhitungan.

 

Pertama yang diperhatikan dalam menerima order adalah lokasi. Pawang hujan akan mensurvei lokasi sehingga ia bisa bekerja maksimal dan diantaranya meminimalisir kegagal diantaranya meminta ijin pada para penunggu gaib daerah tersebut bila ada dan memiliki kekuatan yang perlu diperhitungkan.

 

 

Kedua adalah waktunya.

Apakah waktunya musim nikah atau hajatan atau bukan. Karena kalau di musim nikah bisa jadi akan banyak juga pawang hujan yang beroperasi. Jika lokasi sama namun berjauhan bisa jadi akan terjadi saling dorong dan saling membuang awan atau hujan, sehingga terjadi adu ilmu atau kuat-kuatan ilmu.

 

Namun jika di lokasi yang sama dan berdekatan, bisa jadi akan saling bahu-membahu sehingga tugas membuang awan atau hujan jadi semakin ringan.

 

 

Untuk menjalankan tugasnya biasanya para pawang hujan diberi tempat khusus atau ruangan khusus supaya bisa menjalankan ritual sehingga di lokasi tersebut tidak turun hujan. Namun bagi pawang hujan yang sudah benar-benar profesional atau kelas tingg, hal tersebut tidak perlu karena bisa mengatasi masalah-masalah dari jarak jauh.

 

Pawang hujan yang sudah ahli biasanya akan menurunkan hujan satu hari sebelum hari dan waktu yang ditentukan supaya pada hari yang ditentukan tersebut, tugas menjadi lebih ringan.

 

Terus bagaimana mereka bisa berbuat seperti itu? Bisa membuang hujan atau menahan hujan atau menyingkirkan hujan? Ada beberapa cara yaitu menggunakan tenaga dalam yang terlatih, kekuatan batin, mantra mantra tertentu dan menggunakan khodam dari jenis jin tertentu, dan melakukan ritual tertentu sesuai dengan ilmunya masing-masing. Dalam dunia jin sama dengan dunia manusia. Ada jin yang memiliki spesialisasi tertentu, diantaranya adalah membuat hujan, menyingkirkan hujan atau awan dan sejenis itu.

 

 

Penggunaan jin biasanya dengan menggunakan sesajen, bakaran menyan, minyak dan lainnya. Ada juga yang menggunakan jimat atau benda pusaka yang memiliki kesaktian uantuk menangkal hujan.

 

 

Berikut beberapa teknis pawang hujang menurut Ki Awan

 

 

  1. Awan adalah segalanya, pawang akan berusaha keras  memecah awan dan mencegah berkumpulnya awan di atas lokasi target. Langit bersih bebas awan adalah kebahagiaan utama seorang pawang.

 

  1. Ancaman terbesar adalah awan gelap berpotensi hujan yang berada diatas lokasi, ditambah minimnya hembusan angin. Hal ini membutuhkan semakin banyak energi untuk mendorong awan tersebut.

 

  1. Apabila ada awan gelap datang mendekat, pawang akan berusaha menggesernya ke arah lain dengan sudut seefektif mungkin. Biasanya digeser ke kiri atau kanan, menghalau awan bertentangan langsung dengan arah datangnya angin adalah cara terbaik untuk bunuh diri

 

  1. Apabila poin 3 karena satu dan lain hal tidak bisa dilakukan, misalnya tidak keburu atau ada pawang lain di daerah kiri atau kanan dengan kekuatan yang lebih besar. Maka cara satu satunya adalah menahan awan tersebut agar melewati lokasi target. Bila angin berhembus cukup kuat maka keberuntungan masih berada di pihak sang pawang, sebab proses menahan tidak berlangsung lama.

 

  1. Angin berhembus terlalu kencang pun perlu diwaspadai, karena biasanya hal ini sangat berpotensi menimbulkan rintik – rintik hujan ringan sisa dari awan atas yang lewat.

 

  1. Apabila terjadi kondisi terburuk, yakni awan berkumpul banyak di lokasi dan upaya untuk menggeser tidak mampu dilakukan lagi, dengan terpaksa pawang harus berupaya menahan awan tersebut selama ia mampu.

 

  1. Biasanya hujan halus atau rintik rintik halus terjadi seiring dengan melemahnya kekuatan sang pawang. Dalam kondisi demikian, bila tidak segera diatasi maka kelancaran hajat akan terganggu.

 

  1. Pawang terlatih tidak akan sungkan untuk mengontak rekan – rekan lainnya, rekan – rekan seperguruan, atau guru atau siapapun yang dapat menolong untuk menghadapi situasi sulit tersebut. Pada kondisi kritis seperti itu bantuan pasokan tenaga amat sangatlah berarti. Semakin banyak awan berkumpul, menyebabkan awan semakin berat – otomatis menahannya pun akan semakin sulit dan melelahkan.

 

Demikian seluk beluk atau rahasia pawang hujan, semoga bermanfaat.