Sebenarnya Apakah Tenaga Dalam Itu Ada?

Posted on

Sebenarnya apakah tenaga dalam itu ada? Atau hanya khayalan manusia yang ingin hebat layaknya cerita silat, cerita dagon ball, cerita naruto dan cerita fiktif lainnya?

Tenaga dalam yang saya bicarakan ini adalah tenaga dalam khusus fight atau untuk berkelahi dimana orang bisa membuat lawan jatuh atau terpelanting tanpa harus menyentuhnya. Benarkah tenaga dalam itu ada dan bisa digunakan dalam pertarungan nyata atau pertarungan jalanan atau diatas ring?

Tenaga dalam adalah salah satu budaya yang paling berkembang di Indonesia dan Malaysia. Kalau ditelu

Tenaga Dalam
Tenaga Dalam

suri lagi ternyata tenaga dalam yang katanya bisa membuat lawan jatuh terpelanting dari jauh itu ada di berbagai Negara di asia dan eropa. Misalnya dari Mesir, china, India dan lebih banyak lagi lainnya.

Tenaga dipercaya sudah ada sejak 4000 SM di zaman Mesir kuno dan kemudian berkembang ke seluruh belahan bumi termasuk ke Indonesia. Tenaga dalam ini berkembang di hampir semua agama. Tenaga dalam ini diperoleh dengan cara meditasi, olah pernapasan, zikir, wirid, baca mantra, pengisian dengan bantuan jin lainnya.

 

Dengan semakin majunya peradaban dunia, untuk mendapatkan tenaga dalampun kini semakin mudah. Lihat saja di tabloid, majalah dan internet banyak yang menawarkan cara mendapatkan tenaga dalam secara instan. Lebih parahnya katanya tenaga dalam yang sudah aktif tidak akan hilang seumur hidup dan tanpa puasa, tanpa belajar pernapasan, tanpa baca mantra, tanpa wirid, zikir, meditasi dan tanpa lainnya.

 

Kembali ke pertanyaan Benarkah tenaga dalam itu ada dan bisa digunakan dalam pertarungan nyata atau pertarungan jalanan atau diatas ring?

Bila tenaga dalam itu ada dan dilatih sudah seharusnya tenaga dalam tersebut bisa diperlombakan di depan publik. Jika tenaga dalam tersebut benar ada dan dilatih seharusnya tidak harus menunggu saat kepepet atau waktu terdesak saja saat digunakannya.

Jika tidak bisa diperlombakan namun terus dilatih, itu artinya latihan tenaga dalam yang Anda latih adalah sia-sia. Kebanyakan tenaga dalam yang mensyaratkan kalau lawan yang bisa diserang atau dilumpuhkan adalah lawan yang sedang dalam rasa amarah tingkat tinggi. Itu artinya kalau lawan sedang dalam keadaan normal maka tenaga dalam tersebut tidak akan mempan, atau tidak berguna.

Penulis dan praktisi tenaga dalam Ahmad Masruri dari Pati,  dalam komentar dan status di Facebook menceritakan kalau awal mula latihan tenaga dalam yang diajarkannya menjadi terkenal karena salah seorang anak didiknya diserang oleh orang gila dan orang gila tersebut bisa dibuat terpental dengan menggunakan tenaga dalam. Itu artinya tenaga dalam itu ada.

 

Saya rasa Anda sering melihat atraksi tenaga dalam yang bisa membuat lawan yang akan menyerangnya terpental tanpa harus menyentuh lawan tersebut.

Seorang Kiai Master atau ahli tenaga dalam dari Jepang mendapat tantangan dengan hadiah 5000 dolar bila dapat mengalahkan seorang petarung MMA. Kehebatan Kiai Master atau Master tenaga dalam yang luar biasa yang biasa dan bisa mengalahkan murid-muridnya dalam latihan di dojonya ternyata kalah hanya sekali pukul.

Tenaga dalam yang selama ini dia pertontonkan ternyata palsu belaka. Setelah pertandingan dia memang berdalih kalau dia sedang tidak sehat namun pada kenyataannya ilmu tenaga dalam yang telah membuatnya tersohor tidak bekerja pada seorang petarung MMA.

 

Dahulu saya belajar ilmu kontak atau tenaga dalam di Depok Sukmajaya. Dalam latihan saya begitu hebat karena orang-orang yang menyerang saja dengan mudah saya pentalkan hanya dengan menarik dan menguatkan pusar saya, namun, setelah berbicara empat mata dengan guru besarnya kalau tenaga dalam tersebut hanya akan efektif jika lawannya sedang dalam keadaan amarah tingkat tinggi, saya langsung mundur teratur.

 

Saya mundur teratur karena saat ini banyak begal dan orang jahat yang sama sekali tidak memiliki nafsu amarah, dan itu artinya ilmu kontak tenaga dalam tersebut tidak akan berguna dan saya tidak akan menghabiskan waktu saya untuk hal-hal yang tidak berguna.

Saat ini banyak beladiri yang bisa dan biasa memanfaatkan atau meneruskan tenaga lawan, misalnya Judo dan aikido. Orang yang sedang dalam amarah tingkat tinggi biasanya akan mudah dimanfaatkan tenaga serangannya untuk menghancurkan dirinya sendir. Kalau olah raga biasa saja sudah cukup lalu buat apa belajar tenaga dalam yang absurd.

Saya yakin, Anda yang fanatik pada tenaga dalam pasti akan merasa panas namun ada baiknya Anda menggunakan tenaga dalam Anda tersebut  mengalahkan para petarung MMA. Jika Anda bisa mengalahkan para petarung yang mengandalkan fisik daripada tenaga dalam tersebut, dan Anda menang, maka saya dan banyak orang akan yakin kalau tenaga dalam memang ada dan bukan fantasi, dan bisa di gunakan untuk tarung jalanan.

Oh ya hadiah dari bertarung dengan petarung MMA besar loh,apalagi kalau Anda bisa mengalahkan Khabib Nurmagomedov atau Conor Mc Gregor. Anda bisa kaya raya dan Indonesia harum karena Anda.